Pengertian Hidrokel Dan Penyakit Hidrokel

By | April 12, 2018

Pengertian Hidrokel

Hidrokel atau hydroceles adalah adanya cairan di sekitar testis (buah zakar) yang menyebabkan skrotum (kantong zakar) menjadi bengkak.

Hidrokel adalah penumpukan cairan yang berlebihan di antara lapisan parietalis dan viseralis tunika vaginalis.

Penyebab Hidrokel

Hidrokel terjadi akibat adanya obstruksi (penyumbatan) limfatik yang menyebabkan berkurangnya penyerapan, Hidrokel dapat juga terjadi karena meningkatnya produksi cairan oleh membran yang merupakan fenomena yang relatif sering terjadi.

Hidrokel bisa disebabkan oleh rangsangan patologik seperti radang atau tumor testis, Hidrokel dapat dikosongkan dengan pungsi, tetapi sering kambuh kembali.

Hidrokel juga bisa terjadi akibat:

Peradangan atau cedera pada testis maupun epididimis.
Penyumbatan cairan atau darah di dalam korda spermatika.

Gejala Hidrokel

Gejala klinis hidrokel testis.

Adanya benjolan di kantong skrotum yang tidak nyeri.
Adanya benjolan di kantong skrotum dengan konsistensi kistus.

Faktor resiko Penyebab Hidrokel

Resiko terkait dengan hidrokel meningkat bila :

Usia lebih dari 40 tahun.
Menderita cedera testis.
Sedang menderita penyakit menular seksual.
Pernah menjalani terapi radiasi pada daerah skrotum.

 

Hidrokel umumnya berbentuk bulat atau benjolan yang bersifat tegas dan kenyal serta bertransiluminasi, Seringkali terjadi di salah satu atau kedua skrotum.

Klasifikasi Hidrokel

Hidrokel dapat diklasifikasi menjadi dua jenis berdasarkan kapan terjadinya yaitu:

Hidrokel Primer : terlihat pada anak akibat kegagalan penutupan prosesus vaginalis.
Hidrokel Sekunder : terlihat pada orang dewasa, hidrokel sekunder cenderung berkembang lambat dalam suatu masa dan dianggap sekunder terhadap obstruksi aliran keluar limfe. Dapat disebabkan oleh kelainan testis atau epididimis.

Hidrokel Akut & Hidrokel Kronis

Hidrokel Akut : Biasanya berlangsung dengan cepat dan dapat menyebabkan nyeri
Hidrokel Kronis : Hidrokel jenis ini hanya menyebabkan peregangan tunika secara perlahan dan walaupun akan menjadi besar dan memberikan rasa berat, jarang menyebabkan nyeri.

Menurut letak kantong hidrokel terhadap testis terbagi menjadi tiga, yaitu:

  • Hidrokel testis

Hidrokel testis adalah hidrokel yang mengelilingi testis sehingga tidak dapat diraba, besar kantong hidrokel tidak mengalami perubahan.

  • Hidrokel funikulus

Hidrokel funikulus adalah kantong hidrokel berada di funikulus yaitu terletak sebelah kranial daritestis, pada palpasi testis dapat diraba.

  • Hidrokel komunikan

Hidrokel komunikan adalah hidrokel dimana terdapat suatu hubungan antara prosesus vaginalis dengan rongga peritoneum sehingga prosesus vaginalis terisi cairan peritoneum, Besar kantong hidrokel dapat berubah-ubah (bertambah besar) pada saat anak menangis, Kantong hidrokel terpisah dari testis dan dapat dimasukkan ke dalam rongga abdomen apabila dipalpasi.

Hidrokel pada Bayi

Salah satu kelainan pada kelamin bayi laki-laki yakni hidrokel testis sulit dicegah, Kelainan ini berupa penimbunan cairan dalam selaput yang membungkus testis (buah zakar, buah pelir).

Penyebab hidrokel pada bayi baru lahir adalah saluran tempat turunnya testis dari rongga perut ke dalam skrotum (kantong buah zakar) masih terbuka, padahal seharusnya sudah menutup sebelum bayi dilahirkan, Akibatnya, cairan selaput rongga perut mengalir melalui saluran tersebut dan terperangkap di dalam skrotum sehingga skrotum membengkak, Hidrokel yang umumnya berbentuk bulat, berbatas tegas dan kenyal ini bisa terjadi di salah satu atau kedua skrotum.

Hidrokel testis yang membuat testis tergencet akan mengganggu fungsi testis, Kondisi ini bisa memengaruhi kesuburan anak yang bersangkutan di kemudian hari.

Berbahayakah Bila tidak ditangani dengan baik, kondisi ini bisa mengakibatkan pengecilan testis, Hidrokel juga bisa membuat bayi tidak nyaman atau terganggu aktivitasnya karena rasa sakit yang ditimbulkannya.

Yang Perlu diperhatikan

Tunggu hingga anak mencapai usia 1 tahun dengan harapan lubang yang ada akan menutup sendiri,
Pertimbangkan dan konsultasikan dengan dokter untuk mengambil tindakan pembedahan (operasi) bila hidrokel masih ada setelah bayi berusia 12–18 bulan, atau berukuran cukup besar sehingga mudah mengalami trauma.

Posted by:obathidrokel.walatragamat.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *